smartphone flagship 2025
Tanah Air

Pasar Smartphone Flagship Pecah Rekor, Google Kembali ke 5 Besar

Pasar smartphone flagship global mencatatkan pertumbuhan signifikan di paruh pertama 2025. Menurut laporan terbaru Counterpoint Research, penjualan ponsel kelas atas atau flagship meningkat 8 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY), sebuah rekor tertinggi untuk periode Januari hingga Juni. Smartphone flagship sendiri didefinisikan sebagai perangkat dengan harga di atas 600 dolar AS atau sekitar Rp 9,8 juta. Pertumbuhan ini jauh melampaui peningkatan pasar smartphone global secara keseluruhan yang hanya naik 4 persen YoY di periode yang sama.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa konsumen di banyak negara semakin mengutamakan performa dan fitur unggulan, sehingga mendorong lonjakan permintaan pada kategori flagship. Vendor-vendor besar pun merespons tren ini dengan merilis lebih banyak model unggulan, menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga yang lebih kompetitif.

Apple Tetap Dominan dengan Market Share 62 Persen

Apple masih menduduki peringkat teratas pasar flagship global dengan pangsa pasar 62 persen. Meskipun angka tersebut menurun dari 65 persen pada paruh pertama 2024, penjualan Apple justru naik 3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Samsung Perkuat Posisi Kedua

Samsung berada di posisi kedua dengan market share 20 persen. Perusahaan asal Korea Selatan ini berhasil tumbuh 7 persen YoY, terutama berkat kesuksesan Galaxy S25 Series. Seri terbaru tersebut disebut lebih laris dibandingkan Galaxy S24, didorong oleh integrasi Galaxy AI dengan Gemini serta inovasi pada kamera dan daya tahan baterai.

Samsung terus memposisikan diri sebagai alternatif utama bagi konsumen yang mencari flagship Android dengan ekosistem luas, mulai dari smartphone hingga perangkat wearable dan tablet.

Huawei Bertahan di Tiga Besar

Huawei menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar 8 persen, mencatat pertumbuhan luar biasa 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Keberhasilan ini dipicu oleh popularitas perangkat lipat tiga Huawei Mate XT serta loyalitas konsumen di pasar domestik China.

Google Kembali Masuk Daftar Lima Besar

Untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, Google kembali masuk daftar lima besar vendor flagship global. Pertumbuhan mereka mencapai 105 persen YoY pada H1 2025, sebagian besar didorong oleh penjualan Pixel 9 Series yang laris manis di sejumlah negara.

Kembalinya Google ke papan atas menjadi sorotan karena perusahaan selama ini relatif tertinggal di pasar smartphone. Namun, strategi fokus pada perangkat berbasis AI tampaknya berhasil menarik minat konsumen yang mencari pengalaman berbeda dari ekosistem Android murni.

Baca juga : Samsung Galaxy Tab S10 Lite Resmi Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Xiaomi Pertahankan Momentum

Xiaomi juga berhasil masuk lima besar dengan pertumbuhan 55 persen YoY pada kategori flagship. Pertumbuhan ini ditopang oleh strategi menghadirkan perangkat premium dengan harga lebih terjangkau dibanding kompetitor, sekaligus ekspansi ekosistem ke sektor mobil listrik.

Keberhasilan Xiaomi menunjukkan bahwa konsumen kini semakin terbuka pada merek non-tradisional, asalkan produk yang ditawarkan mampu bersaing dalam hal spesifikasi dan harga.

Peran Smartphone AI dan Foldable

Laporan Counterpoint menegaskan bahwa ponsel dengan fitur kecerdasan buatan (AI) mendominasi pasar flagship, berkontribusi pada 80 persen penjualan di paruh pertama 2025. Galaxy S25 Series menjadi contoh nyata bagaimana AI kini menjadi nilai jual utama, terutama dengan integrasi ke dalam ekosistem Google Gemini.

Selain itu, ponsel lipat atau foldable juga mencatat pertumbuhan, meski kontribusinya tidak disebutkan secara detail. Huawei Mate XT dan Galaxy Z Fold series masih menjadi motor utama tren foldable.

Kontribusi Negara-Negara Utama

Counterpoint melaporkan bahwa 10 negara berkontribusi terhadap 80 persen penjualan smartphone flagship global di H1 2025. China tercatat sebagai penyumbang terbesar dari sisi volume, sementara India mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan lonjakan 37 persen YoY. Amerika Serikat juga masih menjadi pasar kunci, mengingat dominasi Apple yang kuat di wilayah tersebut.

Outlook Pasar Smartphone Flagship

Pertumbuhan 8 persen di paruh pertama 2025 menegaskan bahwa konsumen kini semakin condong memilih perangkat flagship. Dengan kontribusi sebesar 60 persen terhadap pendapatan total pasar smartphone global, segmen ini diprediksi akan terus menjadi tulang punggung industri.

Vendor-vendor diperkirakan akan melanjutkan strategi agresif dalam meluncurkan model baru, terutama dengan penekanan pada inovasi AI, desain lipat, dan integrasi ekosistem. Hal ini sekaligus mengindikasikan bahwa kompetisi di segmen flagship akan semakin ketat di paruh kedua 2025 hingga tahun berikutnya.