Britney Spears Tanggapi Cerita Eks Suami di Memoarnya
Penyanyi pop legendaris Britney Spears kembali menjadi sorotan publik setelah menanggapi kisah yang ditulis oleh eks suaminya, Kevin Federline, dalam sebuah memoar baru yang membahas kehidupan pribadi mereka. Dalam unggahan di media sosial, Britney menyebut bahwa cerita yang disampaikan mantan suaminya itu tidak benar dan menyebutnya sebagai “sampah yang dibuat untuk mencari perhatian.”
Reaksi Britney Spears
Melalui akun Instagram pribadinya, Britney dengan tegas membantah sebagian besar isi cerita dalam buku tersebut. Ia menilai bahwa banyak bagian yang dilebih-lebihkan dan tidak mencerminkan kenyataan sebenarnya selama mereka menjalani kehidupan rumah tangga.
“Saya sudah cukup diam selama ini, tapi membaca kebohongan seperti itu membuat saya muak. Orang-orang seharusnya berhenti menjual cerita tentang masa lalu saya untuk keuntungan pribadi,” tulis Britney dalam salah satu unggahannya.
Unggahan tersebut segera menarik perhatian media internasional dan para penggemar. Banyak pendukung Britney menilai bahwa sang bintang pop berhak membela diri dari narasi yang tidak akurat.
Tentang Buku Sang Mantan
Memoar yang ditulis oleh Kevin Federline itu menceritakan perjalanan hubungan mereka, mulai dari awal pertemuan hingga perceraian yang berujung pada perebutan hak asuh anak. Kevin menggambarkan dirinya sebagai sosok yang berjuang menghadapi ketenaran besar Britney di masa itu. Namun, banyak penggemar menilai kisah dalam buku tersebut terlalu menyudutkan sang penyanyi.
Media hiburan di Amerika Serikat melaporkan bahwa penjualan buku tersebut meningkat tajam setelah komentar Britney viral di media sosial. Namun, reaksi publik justru lebih banyak berpihak pada Britney, yang dianggap sudah cukup lama menjadi korban pemberitaan negatif.
Dukungan dari Penggemar
Tagar #WeStandWithBritney kembali ramai di platform X (Twitter) dan Instagram. Para penggemar menyoroti bahwa Britney kini sedang fokus menjalani hidup baru setelah lepas dari pengawasan konservatori selama lebih dari satu dekade. Mereka menilai bahwa masa lalu seharusnya tidak lagi dijadikan alat untuk mencari sensasi.
Penutup
Kasus antara Britney Spears dan Kevin Federline kembali menunjukkan bagaimana kehidupan selebriti kerap disalahartikan publik. Britney menegaskan bahwa ia kini ingin fokus pada karier dan kebahagiaan pribadinya tanpa perlu terus dikaitkan dengan masa lalu. Reaksi tegasnya terhadap memoar tersebut menjadi simbol bahwa Britney kini lebih kuat dan berani bersuara demi kebenaran.
Baca Juga : Viral Beras Oplosan, Warga Beralih Belanja ke Pasar Tradisional
