Sarwo Edhie Resmi Dapat Gelar Pahlawan, AHY Bangga Atas Jasa Kakeknya
Presiden Republik Indonesia resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Letjen TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, tokoh militer yang dikenal karena perannya dalam menumpas G30S PKI pada tahun 1965. Penganugerahan ini menjadi momen bersejarah, terutama bagi keluarga besar Sarwo Edhie, termasuk putrinya, almarhumah Ani Yudhoyono, dan cucunya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
AHY Ungkap Rasa Bangga
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan yang diberikan kepada sang kakek. Ia menyebut bahwa gelar ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap jasa Sarwo Edhie, tetapi juga pengingat bagi generasi muda untuk meneladani semangat perjuangannya.
“Beliau adalah sosok yang disiplin, berintegritas, dan setia kepada bangsa. Pengorbanannya dalam menjaga keutuhan negara tidak ternilai. Kami sekeluarga sangat bersyukur atas pengakuan ini,” ujar AHY dalam pernyataannya.
Jasa dalam Penumpasan G30S PKI
Sarwo Edhie dikenal sebagai salah satu tokoh penting di balik keberhasilan militer menumpas Gerakan 30 September (G30S) PKI. Saat itu, ia menjabat sebagai Komandan RPKAD (sekarang Kopassus) dan memimpin langsung operasi militer yang memulihkan stabilitas nasional pasca-pemberontakan.
Selain dikenal sebagai prajurit tangguh, Sarwo Edhie juga berperan besar dalam pembangunan karakter prajurit muda. Ia menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan dedikasi terhadap tugas sebagai nilai utama dalam dunia militer.
Warisan Nilai dan Keteladanan
AHY menegaskan bahwa perjuangan sang kakek menjadi inspirasi besar bagi dirinya dalam berkarier di dunia politik dan kepemimpinan. Ia berharap generasi muda Indonesia dapat meneladani nilai patriotisme dan keteguhan yang diwariskan oleh Sarwo Edhie.
“Perjuangan beliau bukan hanya tentang senjata, tapi tentang semangat menjaga bangsa dari ancaman ideologi yang merusak,” kata AHY menambahkan.
Penutup
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sarwo Edhie Wibowo menjadi bentuk penghargaan atas dedikasinya dalam menjaga kedaulatan negara. Bagi keluarga besar Yudhoyono, penghargaan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi juga warisan sejarah yang harus dijaga dan dikenang. Sosok Sarwo Edhie kini tidak hanya dikenal sebagai tokoh militer, tetapi juga sebagai simbol keberanian dan pengabdian bagi Indonesia.
Baca Juga : Erica Carlina dan Rachel Vennya Ungkap Banyak Hal di Podcast Close The Door
